INFORMASI BAHASA MANDARIN

INFORMASI MATA LOMBA BAHASA MANDARIN


 

  1. Pendahuluan


     

    Salah satu fungsi pendidikan nasional adalah membentuk manusia Indonesia yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah. Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pendidikan juga diarahkan untuk internalisasi nilai-nilai kebangsaan (Pancasila dan UUD'45), termasuk cinta tanah air, semangat kejuangan dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Untuk mencapai sasaran tersebut, pendidikan ditekankan pada penanaman nilai-nilai agar:

  2. nilai-nilai Pancasila dan UUD '45 terinternalisasi secara optimal;
  3. kepribadian siswa berkembang secara wajar dan tepat; dan
  4. potensi dan kreativitas siswa berkembang secara terbuka.


     

    Untuk mengukur ketercapaian sasaran di atas, Pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMK-Ditjen Manajemen Dikdasmen melaksanakan serangkaian kegiatan lomba dengan judul Gelar Prestasi dan Bela Negara (GPBN). Salah satu kegiatan yang dilombakan adalah Lomba Berbahasa Mandarin.


     

    Lomba berbahasa Mandarin adalah kegiatan unjuk kemampuan para siswa SMK terbaik dari seluruh wilayah Indonesia dalam mengomunikasikan ide dan pikirannya dalam bahasa Mandarin dengan menggunakan cara berpikir yang logis dan rasional serta cara berbicara yang bertata krama dan santun. Dengan kemampuan berpikir logis dan rasional serta kemampuan mempresentasikan ide dan pikiran secara beradab diharapkan mereka akan bisa berinteraksi dengan penuh rasa percaya diri di hadapan bangsa lain.


     

  5. Tujuan


     

    Secara umum lomba berbahasa Mandarin bertujuan untuk memacu prestasi siswa/siswi sekolah menengah kejuruan di Indonesia dalam penguasaan bahasa Inggris. Lomba berbahasa Mandarin berpotensi sebagai wahana untuk:

  6. memotivasi siswa dalam belajar bahasa Mandarin;
    1. meningkatkan kepercayaan diri siswa;
    2. meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi lisan dalam bahasa Mandarin;
  7. memperluas wawasan dan pola pikir siswa; dan pada akhirnya;
  8. mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam era global ditinjau dari segi komunikasi bahasa Mandarin,


     

  9. Peserta


     

    Peserta lomba adalah siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) utusan setiap provinsi di seluruh Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:

  10. Setiap provinsi diwakili oleh 1 tim debat yang terdiri dari 2 orang;
  11. Untuk pelaksanaan lomba setiap tim didaftarkan kepada panitia dengan menyerahkan dokumen berisi :
  • Nama provinsi
  • Nama-nama anggota tim debat
  • Nama-nama guru pendamping atau pelatih
  • Fotokopi rapor terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak 2 lembar, dan
  • Pasfoto ukuran 3 X 4 Cm sebanyak 5 lembar
  1. Semua tim peserta lomba harus sudah hadir di Jakarta untuk mengikuti Pembukaan dan Technical Meeting pada hari Sabtu
    tanggal 25 Oktober 2008.


     


     


     

  2. LOMBA BIDANG KEAHLIAN BAHASA MANDARIN


     

    Bidang keahlian Lomba Bahasa Mandarin meliputi enam unsur yaitu:


     

    (1) Membaca/Pemahaman Tulis;

    (2) Permainan situasional (role play);

    (3) Wawancara/pemahaman mendengar dan mengeluarkan pendapat;

    (4) Shufa.


     

    Keempat unsur tersebut merupakan dasar-dasar utama untuk menguasai Bahasa Mandarin, baik secara mendengarkan (ting), membaca (du), tertulis (xie), maupun menyatakan pendapat secara lisan (shuo). Adapun uraian mengenai keempat unsur tersebut dan kisi-kisi lombanya adalah sebagai berikut.


     


     

  3. MEMBACA/PEMAHAMAN TULIS


     

    Peserta diminta untuk membaca salah satu teks dari 2 teks pendek yang disediakan.


     


     

    Tujuan utama dari unsur ini adalah untuk mengecek apakah peserta lomba dapat membaca/mengucapkan salah satu dari bacaan yang disediakan di atas secara baik dan benar menurut pinyin.


     


     

  4. PERMAINAN SITUASIONAL (ROLE PLAY)


     

    Peserta diminta untuk melakukan percakapan dalam lingkungan yang situasional. Disediakan dua teks pilihan yakni


     

  5. Obyek wisata;
  6. Berbelanja;
  7. Olah raga.


     

    Selain untuk mengecek kemampuan peserta dalam berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Mandarin, unsur ini juga untuk menguji kemampuan untuk memainkan peran dalam suatu situasi yang telah disediakan.


     


     

    3. WAWANCARA/PEMAHAMAN MENDENGAR


     

    Juri mengadakan tanya jawab dengan peserta. Wawancara dapat berupa pertanyaan mengenai Role play yang dipertunjukkan untuk mengecek apakah ia mengerti isi Role play tersebut. Setiap juri akan mengajukan pertanyaan selama 5 menit.


     


     

  8. TATA BAHASA


     

    Menulis Shufa. Tujuannya ini adalah untuk mengecek kemampuan peserta memahami bihua, bishun, kerapian dan keindahan Hanzi.


     


     

    Catatan:

    Alokasi waktu masing-masing tes.(lihat lampiran)


     


     


     

    --o0o--

Informasi Inggris

INFORMASI MATA LOMBA BAHASA INGGRIS


 

I. Pendahuluan


 

Salah satu fungsi pendidikan nasional adalah membentuk manusia Indonesia yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah. Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pendidikan juga diarahkan untuk internalisasi nilai-nilai kebangsaan (Pancasila dan UUD'45), termasuk cinta tanah air, semangat kejuangan dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Untuk mencapai sasaran tersebut, pendidikan ditekankan pada penanaman nilai-nilai agar:

  1. nilai-nilai Pancasila dan UUD '45 terinternalisasi secara optimal;
  2. kepribadian siswa berkembang secara wajar dan tepat; dan
  3. potensi dan kreativitas siswa berkembang secara terbuka.


     

    Untuk mengukur ketercapaian sasaran di atas, Pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMK-Ditjen Manajemen Dikdasmen melaksanakan serangkaian kegiatan lomba dengan judul Gelar Prestasi dan Bela Negara (GPBN). Salah satu kegiatan yang dilombakan adalah Debat Berbahasa Inggris.


     

    Lomba debat berbahasa Inggris adalah kegiatan unjuk kemampuan para siswa SMK terbaik dari seluruh wilayah Indonesia dalam mengomunikasikan ide dan pikirannya dalam bahasa Inggris dengan menggunakan cara berpikir yang logis dan rasional serta cara berbicara yang bertata krama dan santun. Dengan kemampuan berpikir logis dan rasional serta kemampuan mempresentasikan ide dan pikiran secara beradab diharapkan mereka akan bisa berinteraksi dengan penuh rasa percaya diri di hadapan bangsa lain.


     

  4. Tujuan


     

    Secara umum lomba debat berbahasa Inggris bertujuan untuk memacu prestasi siswa/siswi sekolah menengah kejuruan di Indonesia dalam penguasaan bahasa Inggris. Lomba debat berbahasa Inggris berpotensi sebagai wahana untuk:

    1. memotivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris;
    2. meningkatkan kepercayaan diri siswa;
    3. meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi lisan dalam bahasa Inggris;
    4. memperluas wawasan dan pola pikir siswa; dan pada akhirnya
    5. mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam era global ditinjau dari segi komunikasi bahasa Inggris.


     

  5. Peserta


     

    Peserta lomba adalah siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) utusan setiap provinsi di seluruh Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:

    1. Setiap provinsi diwakili oleh 1 tim debat yang terdiri dari 4 orang (3 pemain inti dan 1 pemain cadangan), 1 guru pendamping/pelatih dan 1 orang juri bersertifikat nasional.
    2. Untuk pelaksanaan lomba debat setiap tim didaftarkan kepada panitia dengan menyerahkan dokumen berisi:
  • Nama provinsi
  • Nama-nama anggota tim debat
  • Nama-nama guru pendamping atau pelatih
  • Nama juri (bersertifikat nasional)
  • Fotokopi rapor terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak 2 lembar, dan
  • Pasfoto ukuran 3 X 4 Cm sebanyak 5 lembar
  1. Semua tim peserta lomba debat harus sudah hadir di Jakarta untuk mengikuti Pembukaan dan Technical Meeting pada hari Sabtu
    tanggal 25 Oktober 2008.
  2. Transportasi juri debat (bersertifikat nasional)
    yang dikirim provinsi menjadi tanggungjawab masing-masing

    provinsi.


 

  1. Materi Lomba


     

    Materi lomba terdiri dari 1 (satu) jenis, yaitu: Lomba Debat Berbahasa Inggris (English Debate Competition)


     

  2. Tim Penguji


     

    Terdiri dari :

  • Chief Adjudicators 3 orang
  • Senior Adjudicators 2 orang
  • Administrator 1 orang
  • National Adjudicator dan Regional Adjudicator (nationally certified) 51 orang


 

  1. Kriteria Pemenang Lomba


     

    Pemenang lomba debat berbahasa Inggris ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri yang menilai dari aspek-aspek berikut:

  2. Matter (40%)
  3. Manner (40%)
  4. Method (20%)


     

  5. Kepanitiaan lomba


     

    Penanggung Jawab :    Drs. Tri Harsono Udjianto, M.Pd. (PPPPTK Bisnis Pariwisata Jakarta)

    Drs. Yuli Cahyono, M.Pd. (PPPPTK Bisnis Pariwisata Jakarta)

        

  6. Ketentuan Lomba


     

  • Waktu lomba


     

    Waktu pelaksanaan lomba 6 hari, mulai hari Kamis tanggal 23 s.d. hari Selasa 28 Oktober 2008.


     

  • Tempat Lomba


     

    Tempat lomba untuk mata lomba debat berbahasa Inggris adalah: Bandung, Jawa Barat.


     

  • Lomba


     

  1. Setiap tim debat tampil selama kurang lebih 30 menit, sehingga setiap pertandingan akan berlangsung kurang lebih selama 60 menit, dengan ketentuan sebagai kerikut:


 

  1. Urutan bicara


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

  2. Lama pidato

    Setiap pidato utama (substantial speech) berlangsung selama 5 menit, dan pidato balasan (reply speech) selama 3 menit.


     

  3. Sistem Pertandingan dilakukan dengan cara sebagai berikut:


     

    Babak Penyisihan mempertandingkan seluruh peserta masing-masing tiga kali dengan pola pertandingan sebagai berikut:


     

    Skema Babak Penyisihan


     

    Pertandingan Pertama:

    Tim 1


     

    Tim 2


     

    Tim 3


     

    Tim 4


     

    Tim 5


     

    Tim 6


     

    Tim 7


     

    Tim 8


     


     


     

    Dst. sampai sejumlah tim yang ada.


     

    Apabila jumlah tim ganjil, untuk menggenapkannya akan dibentuk swing team dengan kemampuan setara.


     

    Pertandingan Kedua:

    Hasil pertandingan pertama akan diperingkat berdasarkan besarnya angka kemenangan (victory point/VP), selisih nilai (margin), dan atau jumlah nilai (score). [Apabila terdapat dua (lebih) tim dengan hasil yang sama, urutan akan diputuskan oleh dewan juri.] Selanjutnya tim akan dipertandingkan dengan pola yang sama dengan pertandingan pertama.

    .

    Pertandingan Ketiga:

    Seperti sebelumnya, hasil pertandingan kedua juga akan diperingkat berdasarkan besarnya angka kemenangan (victory point/VP), selisih nilai (margin), dan atau jumlah nilai (score). Selanjutnya tim akan dipertandingkan dengan pola yang sama dengan pertandingan pertama.


     

    Untuk mendapatkan Peringkat Nasional Debat Berbahasa Inggris SMK Tahun 2008, hasil pertandingan ketiga akan diperingkat seperti proses sebelumnya.


     

    Selanjutnya, dengan menggunakan Sistem Gugur, tim-tim yang menempati peringkat 1 s.d. 16 mengikuti pertandingan pada babak selanjutnya, yaitu: Babak 16 Besar (Octo/Perdelapan Final). Pemenang Babak Octo Final akan mengikuti Babak 8 Besar (Quarter/Perempat Final). Selanjutnya, pemenang Quarter Final mengikuti Babak 4 Besar (Semi Final). Yang kalah maupun yang menang pada Babak Semi Final akan saling dipertandingkan: yang kalah akan berebut juara III, sedangkan yang menang akan berebut juara I pada Babak Grand Final.


     

    Skema perlombaan untuk Sistim Gugur pada Babak Octo Final, Quarter Final, Semi Final dan Grand Final adalah sebagai berikut:


     


     


     

    Tim 1    


     

    Tim 2


     

    Tim 3

    Tim 4

    Tim 5


     

    Tim 6


     

    Tim 7


     

    Tim 8

    Tim 9    


     

    Tim 10


     

    Tim 11


     

    Tim 12

    Tim 13

    Tim 14


     

    Tim 15

    Tim 16


     


     


     

    Tim-tim yang menang masuk ke Babak Quarter-Final.


     


     


     

    Tim 1    


     

    Tim 2


     

    Tim 3


     

    Tim 4

    Tim 5


     

    Tim 6

    Tim 7


     

    Tim 8


     


     

    Tim-tim pemenang masuk ke Babak Semi-Final.


     


     


     

    Tim 1


     


     

    Tim 2


     


     

    Tim 3


     

    Tim 4


     


     

    Tim pemenang pada Babak Semi-Final akan bertemu pada pertandingan Grand Final untuk memperebutkan Juara I, sedangkan Tim yang kalah akan dipertandingkan untuk memperebutkan Juara III.


     

    Babak 3rd Place Final


     

    Tim A

            

    Tim B


     


     

    Babak Grand Final


     

    Tim C


     

    Tim D


     

    1. Format debat menggunakan Format Debat Parlemen Australasia satu babak, yang menghadapkan dua tim: Tim Afirmatif dan Tim Negatif yang masing-masing berusaha meyakinkan Tim Ajudikator (Dewan Juri). Masing-masing tim menampilkan 3 pembicara utama (substantial speech) @ 5 menit dan 1 pembicara balasan (reply speech) @ 3 menit.


     

  4. Kejuaraan ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri yang akan menilai aspek-aspek berikut:


     

    1. Aspek Materi dengan bobot 40 %, yang meliputi unsur-unsur logika argumentasi dan relevansi argumen dengan topik, dll.
    2. Aspek Sikap dengan bobot 40 %, yang meliputi cara berbicara di hadapan publik dan cara mempresentasikan kasus, dll.
    3. Aspek Metode dengan bobot 20 %, yang meliputi struktur dan urutan pidato.

          (Untuk selengkapnya, Lihat Buku Debat Parlementer Untuk Pembelajaran Bahasa oleh Drs. Yuli Cahyono, M.Pd, PPPPTK BISPAR JAKARTA 2006)

    4. Dewan Juri akan menentukan 4 tim pemenang debat: Juara I, II dan III, dan Juara IV. Uang, Piagam dan tropi disediakan bagi setiap tim pemenang.
    5. Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggugugat.
    6. Topik-topik (motion) untuk lomba debat diberikan setengah jam sebelum lomba dengan cara ditentukan berdasarkan prioritas pilihan masing-masing tim dari 3 topik (motion) yang ditawarkan.
    7. Daftar topik (motions) debat yang akan diperdebatkan dibuka untuk publik (peserta) pada awal bulan September 2008 via website: _________________    
  5. Jadwal Kegiatan Lomba [Lihat pada lampiran].
    1. Segala hal yang berkenaan dengan dokumentasi debat baik berupa tulisan maupun dalam bentuk rekaman audio dan video menjadi hak milik panitia penyelenggara dan akan digunakan untuk kepentingan kemajuan pendidikan di Indonesia.
    2. Hal-hal lain yang belum tercantum pada ketentuan ini akan dibicarakan pada pertemuan teknis beberapa saat sebelum lomba.


     

  6. Pendaftaran


     

    Pendaftaran (konfirmasi untuk berpartisipasi) dengan surat atau faksimili selambat-lambatnya hari Senin tanggal 6 September 2008, kepada Panitia GPBN SMK Tingkat Nasional 2008 melalui:

  • Sekretariat Pusat Direktorat Pembinaan SMK, Subdit Kesiswaan dengan alamat :

    Komplek Depdiknas Gedung E lantai 12 -13

    Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270

    Contact Person : WARDHANI

    Telp/Fax. 5725477, 5725466, 5725467, 5725471, 5725469

    email : wardhani_dhani@yahoo.com


     

  1. Penutup

    Hal-hal yang belum tercantum dalam lembar informasi ini akan diinformasikan pada waktu rapat teknis (technical meeting).


     


     


     

    Jakarta, 26 Agustus 2008

    Penanggung Jawab Bidang Lomba

    Debat Berbahasa Inggris


     


     


     

    JADWAL GELAR PRESTASI DAN BELA NEGARA

    TINGKAT NASIONAL

    TAHUN 2008

    MATA LOMBA: DEBAT BERBAHASA INGGRIS


     

    DAY ONE:

    08:00 – 10:00     : OPENING CEREMONY/MAIN HALL

    10:00 – 13:00     : TECHNICAL MEETING/ BANDUNG

        : LIAISON OFFICERS' BRIEFING/ BANDUNG

    12:00 – 13:00     : BREAK [LUNCH & PRAYER]

    13:00 – 16:00     : DEBATE SEMINAR/ BANDUNG

        : ADJUDICATION SEMINAR/ BANDUNG


     

    DAY TWO:

    08:00 – 10:00     : PRELIMINARY ROUND I/ BANDUNG

    10:00 – 12:00     : PRELIMINARY ROUND II/ BANDUNG

    12:00 – 13:00     : BREAK [LUNCH & PRAYER]

    13:00 – 15:00     : PRELIMINARY ROUND III/ BANDUNG

    15:00 – 16:00    : ANNOUNCEMENT


     

    DAY THREE:

    08:00 – 10:00     : OCTO FINAL ROUND/ BANDUNG

    10:00 – 12:00     : QUARTER FINAL ROUND/ BANDUNG

    12:00 – 13:00     : BREAK [LUNCH & PRAYER]

    13:00 – 15:00     : SEMI FINAL ROUND/ BANDUNG

    15:00 – 16:00    : ANNOUNCEMENT


     

    DAY FOUR:

    08:00 – 10:00     : 3RD PLACE FINAL ROUND/ MAIN HALL

    10:00 – 12:00     : GRAND FINAL ROUND/ MAIN HALL

    12:00 – 13:00     : BREAK [LUNCH & PRAYER]

    13:00 – 14:00     : ANNOUNCEMENT / MAIN HALL


     

    DAY FIVE:

    08:00 – 10:00     : CLOSING CEREMONY/ MAIN HALL

    10:00 – 12:00    : ENTERTAINMENT


     

    Note: Check in and Registration:

    VENUE: BANDUNG

    THE MOTIONS

    ENGLISH DEBATE COMPETITION FOR 'GPBN'

    OCTOBER 23 - 28, 2008

    BANDUNG, WEST JAVA


     

    EDUCATION:

    1

    THBT international standard school is a wishful thinking.

    2

    THBT nation character building is a speculation.

    3

    THBT national examination is educating.


     

    REGIONAL AUTONOMY:

    1

    That governor is elected by president is feasible.

    2

    THBT regional autonomy is like giving whiskey and car keys to teenage boys.

    3

    THBT decentralization dampens the spirits of unity.


     

    POLITICS:

    1

    TH should endorse a test in national language to all candidates.

    2

    THBT strong leadership is the key to nation development.

    3

    THBT Pancasila still exists.


     

    SCIENCE AND TECHNOLOGY:

    1

    THBT technology will eventually exterminate the man.

    2

    TH should develop technology-based manufacture.

    3

    THBT science endangers civilization.


     

    MEDIA:

    1

    THW close porn sites.

    2

    THW ask more responsibility to the media.

    3

    That electronic cinema is corrupting our living values.


     

    WORLD OF WORK:

    1

    That selling state-owned companies to public is loss-making.

    2

    THBT a multi-national company is monopolistic.

    3

    THW tolerate outsourcing in industry.


     

    ETHICS AND MORALITY:

    1

    That we should change the way of life.

    2

    THW stop formalism with moral education.

    3

    THBT modern society drops off people morality.


     

    NATIONAL POLICIES:

    1

    THBT giving money to the poor is humanizing.

    2

    THBT the increased fuel price denies the constitution.

    3

    THBT declaration of 'Indonesia Can Do' is naive.


     

    Note:

    - TH        : This House

    - THW        : This House Would

    - THBT        : This House Believe That


     

Inggris

INFORMASI MATA LOMBA BAHASA INGGRIS

I. Pendahuluan

Salah satu fungsi pendidikan nasional adalah membentuk manusia Indonesia yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah. Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pendidikan juga diarahkan untuk internalisasi nilai-nilai kebangsaan (Pancasila dan UUD’45), termasuk cinta tanah air, semangat kejuangan dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Untuk mencapai sasaran tersebut, pendidikan ditekankan pada penanaman nilai-nilai agar:

a. nilai-nilai Pancasila dan UUD ‘45 terinternalisasi secara optimal;

b. kepribadian siswa berkembang secara wajar dan tepat; dan

c. potensi dan kreativitas siswa berkembang secara terbuka.

Untuk mengukur ketercapaian sasaran di atas, Pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMK-Ditjen Manajemen Dikdasmen melaksanakan serangkaian kegiatan lomba dengan judul Gelar Prestasi dan Bela Negara (GPBN). Salah satu kegiatan yang dilombakan adalah Debat Berbahasa Inggris.

Lomba debat berbahasa Inggris adalah kegiatan unjuk kemampuan para siswa SMK terbaik dari seluruh wilayah Indonesia dalam mengomunikasikan ide dan pikirannya dalam bahasa Inggris dengan menggunakan cara berpikir yang logis dan rasional serta cara berbicara yang bertata krama dan santun. Dengan kemampuan berpikir logis dan rasional serta kemampuan mempresentasikan ide dan pikiran secara beradab diharapkan mereka akan bisa berinteraksi dengan penuh rasa percaya diri di hadapan bangsa lain.

I. Tujuan

Secara umum lomba debat berbahasa Inggris bertujuan untuk memacu prestasi siswa/siswi sekolah menengah kejuruan di Indonesia dalam penguasaan bahasa Inggris. Lomba debat berbahasa Inggris berpotensi sebagai wahana untuk:

1. memotivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris;

2. meningkatkan kepercayaan diri siswa;

3. meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi lisan dalam bahasa Inggris;

4. memperluas wawasan dan pola pikir siswa; dan pada akhirnya

5. mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam era global ditinjau dari segi komunikasi bahasa Inggris.

II. Peserta

Peserta lomba adalah siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) utusan setiap provinsi di seluruh Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:

1. Setiap provinsi diwakili oleh 1 tim debat yang terdiri dari 4 orang (3 pemain inti dan 1 pemain cadangan), 1 guru pendamping/pelatih dan 1 orang juri bersertifikat nasional.

2. Untuk pelaksanaan lomba debat setiap tim didaftarkan kepada panitia dengan menyerahkan dokumen berisi:

· Nama provinsi

· Nama-nama anggota tim debat

· Nama-nama guru pendamping atau pelatih

· Nama juri (bersertifikat nasional)

· Fotokopi rapor terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak 2 lembar, dan

· Pasfoto ukuran 3 X 4 Cm sebanyak 5 lembar

3. Semua tim peserta lomba debat harus sudah hadir di Jakarta untuk mengikuti Pembukaan dan Technical Meeting pada hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2008.

4. Transportasi juri debat (bersertifikat nasional) yang dikirim provinsi menjadi tanggungjawab masing-masing

provinsi.

III. Materi Lomba

Materi lomba terdiri dari 1 (satu) jenis, yaitu: Lomba Debat Berbahasa Inggris (English Debate Competition)

IV. Tim Penguji

Terdiri dari :

o Chief Adjudicators 3 orang

o Senior Adjudicators 2 orang

o Administrator 1 orang

o National Adjudicator dan Regional Adjudicator (nationally certified) 51 orang

V. Kriteria Pemenang Lomba

Pemenang lomba debat berbahasa Inggris ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri yang menilai dari aspek-aspek berikut:

1. Matter (40%)

2. Manner (40%)

3. Method (20%)

VI. Kepanitiaan lomba

Penanggung Jawab : Drs. Tri Harsono Udjianto, M.Pd. (PPPPTK Bisnis Pariwisata Jakarta)

Drs. Yuli Cahyono, M.Pd. (PPPPTK Bisnis Pariwisata Jakarta)

VII. Ketentuan Lomba

· Waktu lomba

Waktu pelaksanaan lomba 6 hari, mulai hari Kamis tanggal 23 s.d. hari Selasa 28 Oktober 2008.

· Tempat Lomba

Tempat lomba untuk mata lomba debat berbahasa Inggris adalah: Bandung, Jawa Barat.


· Pelaksanaan Lomba

a. Setiap tim debat tampil selama kurang lebih 30 menit, sehingga setiap pertandingan akan berlangsung kurang lebih selama 60 menit, dengan ketentuan sebagai kerikut:

1. Urutan bicara

AFFIRMATIVE NEGATIF

AFF-1 ------------- > NEG-1

AFF-2 -------------> NEG-2

AFF-3 -------------> NEG-3

RS-AFF <------------- RS-NEG

2. Lama pidato

Setiap pidato utama (substantial speech) berlangsung selama 5 menit, dan pidato balasan (reply speech) selama 3 menit.

b. Sistem Pertandingan dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Babak Penyisihan mempertandingkan seluruh peserta masing-masing tiga kali dengan pola pertandingan sebagai berikut:

Skema Babak Penyisihan

Pertandingan Pertama:

Tim 1

Tim 2

Tim 3

Tim 4

Tim 5

Tim 6

Tim 7

Tim 8




Dst. sampai sejumlah tim yang ada.

Apabila jumlah tim ganjil, untuk menggenapkannya akan dibentuk swing team dengan kemampuan setara.

Pertandingan Kedua:

Hasil pertandingan pertama akan diperingkat berdasarkan besarnya angka kemenangan (victory point/VP), selisih nilai (margin), dan atau jumlah nilai (score). [Apabila terdapat dua (lebih) tim dengan hasil yang sama, urutan akan diputuskan oleh dewan juri.] Selanjutnya tim akan dipertandingkan dengan pola yang sama dengan pertandingan pertama.

.

Pertandingan Ketiga:

Seperti sebelumnya, hasil pertandingan kedua juga akan diperingkat berdasarkan besarnya angka kemenangan (victory point/VP), selisih nilai (margin), dan atau jumlah nilai (score). Selanjutnya tim akan dipertandingkan dengan pola yang sama dengan pertandingan pertama.

Untuk mendapatkan Peringkat Nasional Debat Berbahasa Inggris SMK Tahun 2008, hasil pertandingan ketiga akan diperingkat seperti proses sebelumnya.

Selanjutnya, dengan menggunakan Sistem Gugur, tim-tim yang menempati peringkat 1 s.d. 16 mengikuti pertandingan pada babak selanjutnya, yaitu: Babak 16 Besar (Octo/Perdelapan Final). Pemenang Babak Octo Final akan mengikuti Babak 8 Besar (Quarter/Perempat Final). Selanjutnya, pemenang Quarter Final mengikuti Babak 4 Besar (Semi Final). Yang kalah maupun yang menang pada Babak Semi Final akan saling dipertandingkan: yang kalah akan berebut juara III, sedangkan yang menang akan berebut juara I pada Babak Grand Final.

Skema perlombaan untuk Sistim Gugur pada Babak Octo Final, Quarter Final, Semi Final dan Grand Final adalah sebagai berikut:



Skema Babak 16 Besar/Octo-Final:


Tim 1

Tim 2

Tim 3

Tim 4

Tim 5

Tim 6

Tim 7

Tim 8

Tim 9

Tim 10

Tim 11

Tim 12

Tim 13

Tim 14

Tim 15

Tim 16

Tim-tim yang menang masuk ke Babak Quarter-Final.



Skema Babak 8 Besar/Quarter-Final:


Tim 1

Tim 2

Tim 3

Tim 4

Tim 5

Tim 6

Tim 7

Tim 8

Tim-tim pemenang masuk ke Babak Semi-Final.



Skema Babak 4 Besar/Semi Final:


Tim 1

Tim 2

Tim 3

Tim 4

Tim pemenang pada Babak Semi-Final akan bertemu pada pertandingan Grand Final untuk memperebutkan Juara I, sedangkan Tim yang kalah akan dipertandingkan untuk memperebutkan Juara III.

Babak 3rd Place Final

Juara III dan Harapan

Tim A

Tim B

Babak Grand Final

Juara I dan II

Tim C




Tim D

c. Format debat menggunakan Format Debat Parlemen Australasia satu babak, yang menghadapkan dua tim: Tim Afirmatif dan Tim Negatif yang masing-masing berusaha meyakinkan Tim Ajudikator (Dewan Juri). Masing-masing tim menampilkan 3 pembicara utama (substantial speech) @ 5 menit dan 1 pembicara balasan (reply speech) @ 3 menit.

d. Kejuaraan ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri yang akan menilai aspek-aspek berikut:

1. Aspek Materi dengan bobot 40 %, yang meliputi unsur-unsur logika argumentasi dan relevansi argumen dengan topik, dll.

2. Aspek Sikap dengan bobot 40 %, yang meliputi cara berbicara di hadapan publik dan cara mempresentasikan kasus, dll.

3. Aspek Metode dengan bobot 20 %, yang meliputi struktur dan urutan pidato.

(Untuk selengkapnya, Lihat Buku Debat Parlementer Untuk Pembelajaran Bahasa oleh Drs. Yuli Cahyono, M.Pd, PPPPTK BISPAR JAKARTA 2006)

e. Dewan Juri akan menentukan 4 tim pemenang debat: Juara I, II dan III, dan Juara IV. Uang, Piagam dan tropi disediakan bagi setiap tim pemenang.

f. Keputusan Dewan Juri tidak bisa diganggugugat.

g. Topik-topik (motion) untuk lomba debat diberikan setengah jam sebelum lomba dengan cara ditentukan berdasarkan prioritas pilihan masing-masing tim dari 3 topik (motion) yang ditawarkan.

h. Daftar topik (motions) debat yang akan diperdebatkan dibuka untuk publik (peserta) pada awal bulan September 2008 via website: _________________

i. Jadwal Kegiatan Lomba [Lihat pada lampiran].

j. Segala hal yang berkenaan dengan dokumentasi debat baik berupa tulisan maupun dalam bentuk rekaman audio dan video menjadi hak milik panitia penyelenggara dan akan digunakan untuk kepentingan kemajuan pendidikan di Indonesia.

k. Hal-hal lain yang belum tercantum pada ketentuan ini akan dibicarakan pada pertemuan teknis beberapa saat sebelum lomba.

VII. Pendaftaran

Pendaftaran (konfirmasi untuk berpartisipasi) dengan surat atau faksimili selambat-lambatnya hari Senin tanggal 6 September 2008, kepada Panitia GPBN SMK Tingkat Nasional 2008 melalui:

§ Sekretariat Pusat Direktorat Pembinaan SMK, Subdit Kesiswaan dengan alamat :

Komplek Depdiknas Gedung E lantai 12 -13

Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270

Contact Person : WARDHANI

Telp/Fax. 5725477, 5725466, 5725467, 5725471, 5725469

email : wardhani_dhani@yahoo.com

VIII. Penutup

Hal-hal yang belum tercantum dalam lembar informasi ini akan diinformasikan pada waktu rapat teknis (technical meeting).

Jakarta, 26 Agustus 2008

Penanggung Jawab Bidang Lomba

Debat Berbahasa Inggris


Lampiran:

JADWAL GELAR PRESTASI DAN BELA NEGARA

TINGKAT NASIONAL

TAHUN 2008

MATA LOMBA: DEBAT BERBAHASA INGGRIS

DAY ONE:

08:00 – 10:00 : OPENING CEREMONY/MAIN HALL

10:00 – 13:00 : TECHNICAL MEETING/ BANDUNG

: LIAISON OFFICERS’ BRIEFING/ BANDUNG

12:00 – 13:00 : BREAK [LUNCH & PRAYER]

13:00 – 16:00 : DEBATE SEMINAR/ BANDUNG

: ADJUDICATION SEMINAR/ BANDUNG

DAY TWO:

08:00 – 10:00 : PRELIMINARY ROUND I/ BANDUNG

10:00 – 12:00 : PRELIMINARY ROUND II/ BANDUNG

12:00 – 13:00 : BREAK [LUNCH & PRAYER]

13:00 – 15:00 : PRELIMINARY ROUND III/ BANDUNG

15:00 – 16:00 : ANNOUNCEMENT

DAY THREE:

08:00 – 10:00 : OCTO FINAL ROUND/ BANDUNG

10:00 – 12:00 : QUARTER FINAL ROUND/ BANDUNG

12:00 – 13:00 : BREAK [LUNCH & PRAYER]

13:00 – 15:00 : SEMI FINAL ROUND/ BANDUNG

15:00 – 16:00 : ANNOUNCEMENT

DAY FOUR:

08:00 – 10:00 : 3RD PLACE FINAL ROUND/ MAIN HALL

10:00 – 12:00 : GRAND FINAL ROUND/ MAIN HALL

12:00 – 13:00 : BREAK [LUNCH & PRAYER]

13:00 – 14:00 : ANNOUNCEMENT / MAIN HALL

DAY FIVE:

08:00 – 10:00 : CLOSING CEREMONY/ MAIN HALL

10:00 – 12:00 : ENTERTAINMENT

Note: Check in and Registration:

VENUE: BANDUNG


THE MOTIONS

ENGLISH DEBATE COMPETITION FOR ‘GPBN’

OCTOBER 23 - 28, 2008

BANDUNG, WEST JAVA

EDUCATION:

1

THBT international standard school is a wishful thinking.

2

THBT nation character building is a speculation.

3

THBT national examination is educating.

REGIONAL AUTONOMY:

1

That governor is elected by president is feasible.

2

THBT regional autonomy is like giving whiskey and car keys to teenage boys.

3

THBT decentralization dampens the spirits of unity.

POLITICS:

1

TH should endorse a test in national language to all candidates.

2

THBT strong leadership is the key to nation development.

3

THBT Pancasila still exists.

SCIENCE AND TECHNOLOGY:

1

THBT technology will eventually exterminate the man.

2

TH should develop technology-based manufacture.

3

THBT science endangers civilization.

MEDIA:

1

THW close porn sites.

2

THW ask more responsibility to the media.

3

That electronic cinema is corrupting our living values.

WORLD OF WORK:

1

That selling state-owned companies to public is loss-making.

2

THBT a multi-national company is monopolistic.

3

THW tolerate outsourcing in industry.

ETHICS AND MORALITY:

1

That we should change the way of life.

2

THW stop formalism with moral education.

3

THBT modern society drops off people morality.

NATIONAL POLICIES:

1

THBT giving money to the poor is humanizing.

2

THBT the increased fuel price denies the constitution.

3

THBT declaration of ‘Indonesia Can Do’ is naive.

Note:

- TH : This House

- THW : This House Would

- THBT : This House Believe That